Khutbah Pertama
اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا. مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْهُ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ.
أَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ اللهِ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ.
Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,
Islam adalah agama yang memuliakan kerja. Dalam pandangan Islam, iman tidak berhenti pada pengakuan lisan, tetapi harus dibuktikan melalui amal nyata. Karena itu, Al-Qur’an hampir selalu menyandingkan iman dengan amal saleh. Ini menunjukkan bahwa keimanan sejati akan melahirkan semangat berkarya, berusaha, dan memberi manfaat.
Islam tidak mengajarkan umatnya untuk berpangku tangan, apalagi menggantungkan hidup pada belas kasihan orang lain. Seorang muslim dituntut untuk bekerja, berikhtiar, dan bertanggung jawab atas kehidupannya. Bekerja bukan hanya urusan dunia, tetapi bagian dari ibadah yang bernilai akhirat.
Allah Ta‘ala berfirman:
إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ أُولَئِكَ هُمْ خَيْرُ الْبَرِيَّةِ
“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, mereka itulah sebaik-baik makhluk.”
Ayat ini menegaskan bahwa kemuliaan manusia di sisi Allah tidak hanya ditentukan oleh keimanan, tetapi juga oleh karya dan manfaat yang dihasilkan.
Jamaah yang berbahagia,
Islam juga mengajarkan profesionalisme. Rasulullah ﷺ bersabda bahwa Allah mencintai hamba-Nya yang apabila bekerja, ia melakukannya dengan sungguh-sungguh dan sebaik mungkin. Ini adalah prinsip penting dalam kehidupan modern: kerja harus dilandasi kejujuran, ketekunan, dan kualitas.
Profesionalisme bukan sekadar tuntutan dunia kerja, tetapi nilai keislaman. Bekerja asal-asalan, menipu, dan lalai dari tanggung jawab bukan hanya merugikan sesama, tetapi juga mencederai nilai iman.
Islam sangat menjaga martabat manusia. Karena itu, agama ini mencela sikap malas dan kebiasaan meminta-minta tanpa alasan yang dibenarkan. Rasulullah ﷺ mengajarkan bahwa memberi lebih mulia daripada meminta. Dengan bekerja, seorang muslim menjaga kehormatannya di dunia dan di akhirat.
Maka marilah kita jadikan kerja sebagai bagian dari ibadah, dan profesionalisme sebagai wujud ketakwaan.
أَقُوْلُ قَوْلِيْ هٰذَا، وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.
Khutbah Kedua
اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيْهِ، كَمَا يُحِبُّ رَبُّنَا وَيَرْضَى. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ.
اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ.
Jamaah Jumat rahimakumullah,
Marilah kita tingkatkan ketakwaan kepada Allah dengan memperbaiki kualitas iman dan amal kita. Di antara amal yang sangat penting dalam kehidupan sosial adalah bekerja dengan jujur, disiplin, dan bertanggung jawab.
Umat Islam tidak akan maju tanpa etos kerja yang kuat. Bangsa yang besar lahir dari manusia-manusia yang mau berusaha, bukan yang gemar mengeluh dan berharap tanpa ikhtiar. Islam menghendaki umatnya menjadi pelaku perubahan, bukan sekadar penonton sejarah.
Namun demikian, Islam tetap mengajarkan kepedulian sosial. Menolong orang yang benar-benar membutuhkan adalah perbuatan mulia. Akan tetapi, bantuan harus diberikan dengan cara yang bermartabat dan mendidik, agar tidak melahirkan ketergantungan dan kemalasan.
Marilah kita berdoa:
اَللّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ.
اَللّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ أَعْمَالِنَا، وَارْزُقْنَا رِزْقًا حَلاَلًا طَيِّبًا، وَاجْعَلْنَا مِنْ عِبَادِكَ الَّذِيْنَ يُحْسِنُوْنَ أَعْمَالَهُمْ.
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
عِبَادَ اللهِ،
إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ.
فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوْهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ.
Comments