Pati, Ikrek Official - - Letusan dahsyat supervolcano Toba telah menjadi legenda, kebanggaan nusantara dan dunia. Pada tahun 1939, ahli geologi Belanda Van Bemmelen pertama kali menentukan bahwa Toba adalah gunung berapi purba.
Ketika Toba meletus sekitar 74.000 tahun yang lalu, Toba menyemburkan tidak kurang dari 2.800 kilometer persegi material vulkanik, yang kemudian membentuk Danau Toba sedalam sekitar 508 meter, danau vulkanik terbesar di dunia. Peristiwa ini menjadikan Danau Toba daya tarik yang unik karena terdapat pulau-pulau di pulau (Pulau Samosir, di atas Pulau Sumatera) dan di atas danau (Danau Sidihoni dan Danau Aek Natonang, di atas Danau Toba). Namun tahukah Anda bahwa ada tempat wisata lain di Danau Toba yang wajib Anda pelajari di artikel ini?
Destinasi Wisata Super Prioritas (DPSP)
Pemerintah Indonesia menetapkan Danau Toba sebagai salah satu dari Lima Besar Destinasi Wisata Indonesia (DPSP), yaitu:
Danau Toba, Candi Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo dan Likupang. Mengutip website Kementerian Pariwisata dan Industri Kreatif, 5 DPSP tersebut merupakan bagian dari program 10+1 Bali Baru yang dicanangkan pemerintah Indonesia. Dengan ditetapkannya Danau Tobajärvi sebagai DPSP diharapkan dapat menjadi destinasi wisata dan membangun ekosistem ekonomi kreatif yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat setempat.
Pengunjung dapat menikmati berbagai aktivitas menarik di Danau Toba, seperti berkemah (glamping) di La Caldera Toba Nomadic Escape, bersepeda, jogging, hiking, dan trekking. Kegiatan seru lainnya bagi pengunjung adalah bermain kayak untuk menjelajahi keindahan Danau Toba di jalur alternatif seperti Tongging-Silalahi, Tongging-Samosir atau Lingkar Utara. Usai beraktivitas di Danau Toba, pengunjung dapat menikmati makanan khas daerah antara lain naniura, hidangan sashimi masakan ala Batak. Sebagai oleh-oleh dan kenang-kenangan, pengunjung dapat membeli kain Ulos, biji kopi Arabica Mandalaling Sumatera dan aneka makanan Andalimaan.
Seri Pembuka Perahu Motor F1 2023
Setelah sukses dengan beberapa balapan mobil kelas dunia Indonesia seperti MotoGP (Sirkuit Mandalika), World Superbike (Sirkuit Mandalika) dan World Motocross (Sirkuit Roket Samota Motor) menuju DPSP Danau Toba tepat di kawasan Pelabuhan Muliaraja Napitupulu, Kabupaten Balige, Toba Kabupaten, Sumatera Utara, merupakan seri perdana Powerboat Formula 1 atau F1 pada 24-26 Februari 2023.
Kejuaraan balap waterjet perahu motor F1 tercepat akan diadakan untuk pertama kalinya dalam sejarah di danau Tobajärvi seluas 1145 kilometer persegi, yang pada kedalaman 508 meter juga merupakan salah satu danau terdalam di dunia. Indonesia menjadi negara Asia Tenggara kedua, setelah Singapura, yang menjadi tuan rumah lomba jet air tercepat di dunia sejak dimulai 41 tahun lalu.
Menjadi tuan rumah event F1 Powerboat 2023 di Danau Toba menempatkan Plussa sebagai salah satu DPSP yang dapat dijadikan sebagai ajang balap air tercepat dan event olahraga kelas dunia lainnya. Masyarakat Indonesia khususnya masyarakat di sekitar Danau Toba patut berbangga karena dengan perhelatan perahu motor F1 2023, Danau Toba semakin mendunia.

Comments