Memahami Arti LGBT, Faktor Penyebab, dan Berbagai Istilah LGBT

Pati, Ikrek Official -    Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah LGBT. Belakangan ini, isu LGBT tengah menjadi sorotan publik. Namun, masih banyak orang yang belum sepenuhnya memahami arti sebenarnya dari LGBT. LGBT adalah singkatan dari lesbian, gay, biseksual, dan transgender.



Istilah ini digunakan untuk mewakili gender atau kelompok yang berorientasi gender. Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh tentang apa itu LGBT, faktor penyebab, dan istilah terkait LGBT lainnya, baca artikel di bawah ini.

Artinya: LGBT

LGBT adalah istilah yang mencakup kelompok dengan orientasi dan identitas seksual yang berbeda. LGBT mengacu pada orang-orang dengan identitas gender yang berbeda, seperti lesbian, gay, biseksual, dan transgender.

Saat ini, istilah LGBT mulai berkembang menjadi LGBTQIA+ atau GLBTQ+, yang mencakup orientasi seksual atau orientasi seksual lain yang lebih luas di masyarakat.

Awalnya, LGBT digolongkan sebagai salah satu jenis gangguan jiwa. Namun, American Psychological Association memutuskan pada tahun 1975 bahwa LGBT bukanlah gangguan jiwa melainkan orientasi seksual.

Identitas dan identitas gender seseorang dianggap sebagai bagian normal dari seksualitas seseorang. Oleh karena itu, LGBT saat ini tidak lagi disebut sebagai salah satu bentuk gangguan jiwa.

Istilah dalam LGBT

Secara umum, istilah LGBT mencakup berbagai kelompok identitas gender dan identitas gender. Berikut beberapa istilah yang mencakup LGBT atau LGBTQ+

1. lesbian

Lesbian adalah istilah orientasi seksual yang mewakili ketertarikan sesama jenis.

Dalam hal ini, lesbian berarti orientasi seksual seorang wanita yang tertarik dengan wanita lain.

Selain itu, istilah lesbian juga sering digunakan untuk menggambarkan ketertarikan seorang transpuan kepada perempuan lain atau transpuan.

2. Kaum gay

Gay adalah istilah yang menggambarkan ketertarikan seksual atau emosional kepada orang-orang dengan jenis kelamin dan orientasi seksual yang sama. Misalnya, seorang pria tertarik pada pria lain atau seorang wanita tertarik pada wanita lain.

Namun, istilah "homoseksual" cenderung digunakan secara bergantian untuk menggambarkan ketertarikan seorang pria terhadap pria lain.

Awalnya, istilah "homoseksual" digunakan untuk menggambarkan ketertarikan seorang pria terhadap pria lain. Namun, istilah ini jarang digunakan karena sifatnya yang ofensif.

Itu sebabnya istilah "gay" saat ini lebih sering digunakan di masyarakat daripada "gay". 3. Biseksual

Biseksual adalah orientasi seksual yang mewakili ketertarikan seksual atau emosional seseorang terhadap dua jenis kelamin atau lebih. Misalnya, seorang wanita tertarik pada wanita dan pria lain.

Selain itu, istilah ini juga mengacu pada ketertarikan pada jenis kelamin yang berbeda, tidak hanya laki-laki atau perempuan, tetapi juga transgender, jenis kelamin biner, jenis kelamin non-biner, dll.

4. orang transgender

Transgender adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki jenis kelamin berbeda dari apa yang mereka miliki sejak lahir.

Misalnya, transpuan yang terlahir sebagai laki-laki kemudian beridentifikasi sebagai perempuan, dan laki-laki trans yang terlahir sebagai perempuan kemudian beridentitas sebagai laki-laki.

Istilah transgender juga digunakan untuk merujuk pada perubahan fisik, pembedahan atau terapi hormon yang dilakukan untuk mengidentifikasi lawan jenis saat lahir.

5. Lima

Queer adalah istilah yang menggambarkan identitas spesifik orang yang tidak termasuk dalam kategori straight atau cisgender. Istilah "aneh" juga digunakan sebagai istilah umum untuk orang-orang yang mengidentifikasi diri sebagai lesbian, biseksual, homoseksual, transgender, atau aseksual.  

6.Plus(+)

Semakin berkembang ilmu atau ilmu pengetahuan, semakin meluas istilah LGBT. Tanda + (plus) dalam singkatan LGBTQ+ mengacu pada orientasi seksual atau identitas gender yang berbeda.

Berikut adalah contoh identitas gender di LGBTQ+.

Aseksual: Istilah yang digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tidak memiliki ketertarikan seksual atau romantis kepada orang lain. non-biner: seseorang yang tidak mengidentifikasi sebagai laki-laki atau perempuan

Panseksual: ketertarikan seksual atau romantis dari satu orang ke orang lain yang memiliki kepribadian tertentu tanpa memandang jenis kelamin atau orientasi seksual.

Interseks: istilah yang digunakan untuk menggambarkan individu yang lahir dengan jenis kelamin, hormon, dan kode genetik yang berbeda. Oleh karena itu, mereka tidak dapat diklasifikasikan sebagai laki-laki atau perempuan.

Faktor penyebab terjadinya LGBT

Walaupun banyak orang yang masih menganggap bahwa LGBT adalah gangguan jiwa atau penyimpangan orientasi seksual, namun para peneliti tidak sependapat dengan alasan perbedaan orientasi seksual di antara kelompok LGBT.

Namun, menurut situs web American Psychology Association, beberapa penelitian menunjukkan kemungkinan penyebab LGBT antara lain faktor genetik, hormonal, dan lingkungan. Lihat di bawah untuk informasi lebih lanjut tentang faktor-faktor yang dapat menyebabkan seseorang mengembangkan orientasi lesbian, gay, atau biseksual.

1. Faktor genetik

Salah satu faktor yang mendorong seseorang menjadi LGBT adalah faktor genetik. Faktor genetik ini dipengaruhi oleh banyaknya hormon yang tidak seimbang dalam tubuh.

Pada dasarnya, orang mengembangkan orientasi seksual mereka selama masa pubertas. Ketidakseimbangan hormon yang terjadi pada saat ini dapat mempengaruhi orientasi seksual seseorang. 

2. Faktor Lingkungan

Selain faktor genetik, faktor lingkungan disebut-sebut menjadi salah satu penyebab munculnya LGBT. Toh, siapapun yang aktif di komunitas LGBT bisa mempengaruhi orientasi seksualnya.

Selain itu, pertengkaran, orang tua yang kasar, dan perceraian sering diduga memicu orientasi seksual tertentu.

3. Faktor pengalaman traumatis

Studi yang mengutip studi tahun 2014 oleh Ahmad Zaharuddin dan kawan-kawan yang diterbitkan dalam International Journal of Innovation and Scientific Research, menunjukkan bahwa pengalaman traumatis seperti kekerasan atau pelecehan seksual bisa menjadi salah satu penyebab seseorang menjadi LGBT -Memiliki kecenderungan.

Hal ini karena pengalaman traumatis seseorang diingat dan menimbulkan trauma bagi penderitanya.

Nah ini pembahasan tentang apa itu LGBT, faktor penyebabnya, dan berbagai istilah yang melingkupi LGBT. Semoga informasi ini bermanfaat. 

Comments