Pati, Ikrek Official - Mitos Kucing Hitam Kerap Dianggap Pembawa Sial, Bagaimana Asal Mulanya? - Kucing hitam sering dianggap sebagai pertanda sial dan faktanya dibahas dalam artikel ini. Kucing hitam sering didiskriminasi hanya karena memiliki bulu hitam.
Sejarah Kcing Hitam Zaman Yunani Kuno
Kucing hitam dianggap takhayul, mistis, sial, dll. Reputasi ini membuat banyak kucing hitam turun dan tidak ada yang mau mengadopsi mereka. Tapi, apakah ini benar-benar kebenaran? Gagasan bahwa kucing hitam dapat membawa kesialan telah ada sejak zaman kuno.
Salah satu anggapan penulis berasal dari sejarah mitos Yunani yang berasal dari Abad Pertengahan.
Namun, dalam mitologi Yunani, dewi magis bernama Hekate memiliki hewan peliharaan berupa kucing.
Orang Eropa kuno percaya bahwa kucing adalah makhluk gaib yang sering membantu para penyihir.
Selain itu, muncul cerita lain tentang dewi Hera yang menurut legenda mengubah salah satu pelayannya menjadi kucing hitam, karena diminta membantu dewi Hekate. Selain mitos Yunani, kucing hitam juga diasosiasikan dengan okultisme, yaitu kepercayaan akan kekuatan supranatural yang dapat dikendalikan oleh manusia. Kepercayaan ini sudah ada sejak abad ke-13. Dalam kepercayaan ini, kucing hitam dianggap sebagai titisan setan.
Takhayul Kucing Hitam Di Indonesia
Masih banyak orang di Indonesia yang percaya bahwa kucing hitam bisa membawa pengaruh buruk. Keyakinan ini tentunya sudah ada sejak zaman dahulu kala. Karena banyaknya anggapan tersebut, kucing hitam diasosiasikan dengan penyihir jahat dan hewan yang sangat menyeramkan.
Secara ilmiah, warna hitam pada kucing bisa disebabkan oleh faktor genetik atau keturunan. Jadi itu tidak ada hubungannya dengan takhayul dan mistisisme lainnya.
Hal ini juga diyakini oleh orang-orang di banyak negara yang beranggapan bahwa kucing hitam tidak memiliki reputasi yang buruk.
Di Jepang misalnya, kucing hitam dianggap sebagai jimat cinta dan keberuntungan. Sekarang di Inggris diyakini bahwa jika seorang pengantin wanita mendapat kucing hitam, pernikahannya akan bahagia.
Selain itu, nelayan Inggris juga membawa kucing hitam mereka ke kapal untuk memastikan perjalanan yang aman dan digunakan sebagai peniup seruling.

Comments