jerami untuk kambing, dijamin gemuk, ikrek

jerami untuk kambing, dijamin gemuk - ahmad rima mustajab - cah ikrek media - Widget ini memungkinkan Anda untuk mengetahui mata uang mana yang saat ini kuat atau lemah dan seberapa kuat mata uang tersebut terhadap satu sama lain. Alat perdagangan ini membantu Anda memilih strategi perdagangan, mencari peluang, dan berdagang dengan percaya diri. Cukup pilih mata uang yang diinginkan dan buat tabel nilai yang dipersonalisasi hanya dalam beberapa klik.

jerami untuk kambing, dijamin gemuk - ahmad rima mustajab - cah ikrek media
www.youtube.com



Cara sederhana, murah dan efektif membuat pakan fermentasi jerami padi untuk kambing. Metode produksi pakan fermentasi ini memiliki beberapa fungsi.
Meningkatkan efektivitas biaya petani. Metode pakan fermentasi dapat menghasilkan pakan dalam jumlah besar yang dapat disimpan, sehingga peternak tidak perlu lama-lama mencari pakan karena persediaan pakan fermentasi selalu banyak. Waktu yang dihabiskan untuk mencari pakan yang bisa diganti dengan pakan fermentasi jenis ini bisa digunakan untuk hal-hal produktif lainnya.
Membawa wawasan baru dalam perkembangan ilmu peternakan, juga meningkatkan hasil ternak bagi peternak tradisional, memungkinkan mereka untuk memenuhi kebutuhan daging kambing Indonesia, menghilangkan kebutuhan untuk mengimpor daging kambing.
Mengurangi risiko yang mengancam jiwa.
Cara membuat pakan fermentasi kambing menggunakan media jerami padi :

Bahan dan ukuran:
  1. 1.000 kg jerami padi dikeringkan dan dipotong-potong selebar 5 cm. Tujuan dari pencacahan jerami ini adalah untuk mempercepat proses fermentasi, dan ketika pakan fermentasi siap untuk kambing, kambing dapat dengan mudah memakan dan mengunyahnya. 20-25 lt, bisa diganti dengan gula cair jika tetes atau molase tidak tersedia
  2. 1 botol probiotik
  3. 250-300 liter air dan tetes untuk melarutkan probiotik / 15 Lt untuk jerami basah
Peralatan:
  1. Tergantung pada kapasitas dan jumlah hewan, tempat fermentasi jerami dapat berupa dinding semen, bak semen, dan tong
  2. Pemotong sikat, sabit, dll. atau pemotong jerami
  3. ember atau ember, gemball, bungkus atau kantong plastik
Bagaimana membuat:
  1. Sediakan tempat untuk fermentasi dan pastikan kondisinya baik
  2. Jerami kering atau bahan kering yang sudah ada dipotong-potong kurang lebih 5 cm
  3. Larutkan molase dan probiotik dengan air menjadi satu sesuai dengan perbandingan bahan-bahan di atas
  4. Siapkan lembaran plastik sebagai alas untuk mencampur sedotan dengan campuran tetes probiotik dan air
  5. Jerami padi yang sudah dipotong diletakkan di atas terpal sedikit demi sedikit sambil disiram dengan larutan tetes air dan probiotik sesuai perbandingan di atas sampai merata dan jerami terlihat basah
  6. Setelah sedotan dibilas dengan larutan, sedotan dimasukkan ke dalam wadah sedikit demi sedikit sambil ditekan/diinjak-injak agar padat
  7. Setelah dimampatkan (padat) wadah ditutup sampai benar-benar rapat, usahakan agar udara benar-benar kosong
  8. Setelah 7 hari jerami baru dapat diberikan kepada kambing sesuai kebutuhan dan selama bahan belum habis setelah mengambil bahan dari silo agar ditutup kembali rapat
  9. Penempatan silo untuk menghindari genangan air, hindari terik matahari dan air hujan tidak boleh masuk ke silo
CARA MENYEDIAKAN:
  • Pemberian pakan diberikan dua kali pada pagi dan sore hari dengan ukuran : berat kambing x pakan kering 3% (jerami fermentasi)
  • Ditambah makanan tambahan berupa katul baik (kualitas I) sebanyak 0,5 kg/ekor
  • Jika pertama kali sapi diberi pakan fermentasi, mereka tidak langsung mau dilatih sedikit demi sedikit sampai mau makan dengan lahap
  • Agar kambing cepat gemuk, kambing harus diberi makan makanan berprotein tinggi lainnya seperti konsentrat
  • Pastikan untuk memberi mereka makanan yang kaya nutrisi seperti daun kaliandra, crelessede, dan colongjono
  • Untuk menyiapkan air minum (agar tidak terlambat) disarankan untuk menambahkan garam ke dalam air
  • Beberapa bahan pakan dapat digunakan dalam media fermentasi, antara lain pisang gedbok, ilalang, dan daun tebu

ternak kambing secara modern

Perubahan besar adalah cara pemberian pakan, jenis pakan dan kandang kambing modern. Saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk melaporkan hal-hal ini secara lebih rinci.
Teknologi pakan fermentasi
Peternak modern kini memaksimalkan peluang bekerja sama dengan berbagai produsen obat hewan agar peternak bisa memberi makan kambingnya. , untuk mengajarkan peternak memanfaatkan berbagai produk limbah sebagai pakan kambing. Limbah yang dimaksud antara lain jerami padi, batang pisang, dan rerumputan yang kekurangan vitamin.

Metode yang digunakan adalah fermentasi pakan, dengan mengambil contoh kasus fermentasi jerami. Seperti diketahui, peternak kambing biasanya memiliki lahan sawah dan sebaliknya, namun menghasilkan limbah berupa jerami padi. Selama ini belum dimaksimalkan sebagai pakan alternatif kambing. Sungguh disayangkan jerami yang begitu melimpah di sawah, dibiarkan di ladang sebelum panen dan kemudian dibakar oleh petani seiring waktu.

Fermentasi jerami merupakan proses sederhana yang membuat jerami lapuk dan menambah nilai gizi jerami sehingga dapat dijadikan sebagai pakan utama pengganti pakan kambing. , dilakukan dengan cara ditumpuk setipis 30 cm, ditaburi dengan campuran bahan fermentasi dan didiamkan selama 14 sampai 21 hari sampai jerami siap disajikan untuk kambing.

Bahan pakan yang terbuat dari jerami yang difermentasi dinilai sangat murah, dan peternak tidak perlu “makan” atau berburu pakan kambing setiap hari. Sedotan yang difermentasi juga dapat dikemas ke dalam kubus dan disimpan dalam kandang, dan dapat digunakan sebagai pakan untuk hewan yang sengaja disimpan. Teknologi pakan fermentasi dianggap sebagai teknologi peternakan modern karena menghemat waktu dan biaya serta hasil yang maksimal. Proses penggemukan kambing didukung dengan penggunaan jerami fermentasi yang maksimal.

bentuk kandang

Peternak modern menggunakan bentuk kandang panggung untuk:
  1. Sehingga peternak dapat dengan mudah membersihkan kotoran kambing setiap saat Petani bisa mengumpulkan urin kambing dan mengolahnya dengan baik menjadi pupuk organik cair
  2. Kandang panggung menjauhkan kambing dari kontak langsung dengan tumpukan kotoran, sehingga mereka tetap sehat sepanjang waktu
  3. Geometri kandang panggung memungkinkan peternak untuk lebih mudah memilih dan mengelompokkan kambing berdasarkan jenis kelamin dan tanggal lahir (untuk mengukur kemajuan pertambahan berat badan)
1Kombinasi pakan fermentasi dan geometri kandang panggung dapat memberikan masukan yang maksimal untuk produksi ternak. Teknik beternak kambing modern ini belum banyak digunakan oleh peternak kambing Indonesia. Proses pendampingan pakan fermentasi dan dokumentasinya sangat diperlukan untuk menghasilkan peternak kambing mandiri yang sukses.

Comments