Pati - Ikrek Official - Bawang merah merupakan salah satu bahan yang sangat penting di dapur dan dibutuhkan untuk membuat masakan menjadi lebih nikmat. Maka jangan heran jika permintaan bawang merah meningkat dan harganya agak mahal. Banyak juga orang yang lebih memilih untuk menanam bawang merah sendiri daripada harus membelinya setiap hari.
Padahal, artikel itu berbunyi: Budidaya bawang merah bisa dijadikan industri yang bagus dan potensinya besar. Namun, menanam bawang merah juga membutuhkan metode untuk hasil yang maksimal. Tahapan budidaya bawang merah
Bawang merah mengandung beberapa kandungan yang membantu menjaga kesehatan tubuh, antara lain vitamin C, zat besi dan kalsium.
Indonesia, negara dengan iklim tropis dan tanah yang subur, membuat bawang merah mudah tumbuh. Padahal, di rumah Anda hanya bisa menanam bawang merah di dalam pot.
Apakah kamu penasaran? Berikut 5 langkah mudahnya. Memilih penanam yang cocok
Wadah tempat bawang merah tumbuh adalah pot, sehingga Anda bisa menanamnya di kebun Anda. Saat memilih pot yang cocok, Anda harus memperhatikan hal-hal berikut:
Gunakan pot berlubang
Pot yang dilengkapi lubang memudahkan sirkulasi air saat menyiram tanaman, sehingga kadar air tanah di dalam pot tetap terjaga dan tidak terlalu tinggi. Terlalu banyak air dapat merusak tanaman.
semacam pot
Untuk menanam bawang merah, ada baiknya menggunakan pot yang diletakkan di atas tanah. Ini mendukung berat tanaman yang tumbuh. bahan tanaman
Pilih pot yang terbuat dari bahan berkualitas dengan harga terjangkau. Pilih pot keramik atau beton untuk menjaga kelembapan tanah.
ukuran panci
Pilih pot besar untuk menanam bawang merah sehingga Anda bisa menanam 2-3 biji dalam satu pot sekaligus.
Pemilihan bibit tanaman
Untuk mendapatkan bibit bawang merah, Anda bisa membelinya dari toko pertanian atau memanfaatkan sisa dari bawang merah yang telah dimasak. Hal ini dikarenakan bawang merah yang sudah tua dapat dijadikan sebagai bibit tanaman yang baik. Bawang merah
Kriteria bibit bawang merah yang baik adalah :
- Bawang merah tunggal (tidak ada sisir)
- Bawang merah dengan kuncup di atasnya
- Bawang segar dan tidak keriput
teknik tanaman
Setelah Anda memilih bibit bawang merah yang baik, Anda dapat melanjutkan dengan penanaman. Tanah harus mengandung humus dan gembur, lalu masukkan ke dalam pot dengan pupuk tambahan. Sirami tanah agar tetap lembab.
Sebelum menanam, pastikan bagian atas umbi sudah dipotong agar tunas baru cepat tumbuh. Hindari penanaman bawang merah dengan cara dikubur seluruhnya agar terkena sinar matahari dan udara secara langsung. Waktu terbaik untuk menanam adalah pagi dan sore hari, karena siang hari merupakan waktu fotosintesis pada tumbuhan.
Perawatan yang baik dan benar
Untuk memanen bawang merah secara optimal, Anda perlu merawatnya dengan baik.
- Pada awal penanaman, sirami dua kali sehari, pagi dan sore, agar tanah tetap lembab. Namun pada hari ke 10, kurangi penyiraman menjadi sekali sehari.
- Siangiweed agar tidak menghambat pertumbuhan tanaman
- Tambahkan lebih banyak pupuk. Anda bisa menggunakan pupuk daun dan pupuk buah.
- Periksa hama seperti infestasi ulat, daun menguning dan tanaman layu. Gejala tanaman yang terserang hama antara lain bercak putih pada daun bawang dan daun tampak layu dan menguning.
memanen
Musim panen bawang merah adalah 55-70. hari setelah penanaman. Perhatikan daunnya untuk mengetahui tanaman mana yang siap panen. Daunnya tinggi dan terkulai. 90% tanaman siap panen.
Bawang bombay bisa langsung Anda olah untuk dikonsumsi atau dikeringkan terlebih dahulu. Pengeringan selama 7-14 hari dapat memperpanjang umur umbi.
Beginilah cara bawang merah tumbuh subur di dalam pot dengan hasil maksimal. Meskipun Anda tidak memiliki lahan yang luas, Anda tetap bisa menanamnya di kebun Anda.

Comments